Cara Mengatasi Blue Screen of Death Windows Errors


Apakah anda pernah atau sedang menggunakan sistem operasi Windows? Jika ya, mungkin anda pernah mengalami yang namanya Blue Screen of Death. Blue Screen of Death (yang juga dikenal sebagai layar BSoD atau layar biru) adalah sebuah layar error yang ditampilkan oleh sistem oeprasi Microsoft Windows yang akan keluar saat terjadi kesalahan yang cukup fatal, atau kesalahan yang kemungkinan besar tidak dapat dipulihkan kembali yang pada akhirnya dapat menimbulkan crash pada sistem anda. Blue Screen – namanya sendiri ini diambil berdasarkan warna layar yang ditampilkan saat error tersebut terjadi. Sedangkan pada sistem operasi berbasis Unix, Blue Screen ini dikenal dengan ‘kernel panic’...

Jika anda beruntung, masalah Blue Screen ini akan terpecahkan dengan sendirinya yaitu dengan cara me-reboot komputer anda. itu versi yang Blue Screen versi yang sederhana, tapi ada juga tipe Blue Screen yang lebih rumit.

1. Jika error blue screen berhubungan dengan software dan driver
Misalkan anda dapat boot ke safe mode, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pemindaian virus dan spyware. lakukan pemindaian virus dan spyware dengan menggunakan software yang update. Jika ternyata anda menemukan ‘sesuatu’ yang dinilai berbahaya, baiknya dibasmi saja. Setelah selesai silakan restart Windows anda seperti biasa.
Jika masih belum tertangani, lakukan boot kembali ke safe mode. Setelah itu, gunakan utilitas restore (pemulihan sistem) untuk mengembalikan Windows anda agar berjalan seperti semula. Saat anda beroperasi di safe mode, anda dapat mengakses semua restore point terakhir yang dibuat oleh utilitas system restore. Cara ini dinilai lebih fleksibel daripada perintah ‘last known good configuration’ yang ada di menu boot yang biasanya hanya dapat memulihkan satu restore point yang terakhir saja.
Untuk menggunakan utilitas system restore, silakan klik ‘start\all programs\accessories\system tools\system restore’.


2. Jika error blue screen berhubungan dengan hardware dan system file berbasis BSOD
Jika anda tidak dapat melakukan boot ke safe mode dengan baik atau jika opsi ‘last known good configuration’ di menu boot sudah tidak berefek lagi, maka sepertinya error menyerang ke area hardware atau system file. Maka anda harus melakukan langkah-langkah berikut :

- Melakukan pengecekan error pada hardware
Pertama-tama, pastikan terlebih dahulu apakah anda baru saja menambahkan perangkat hardware atau peripheral ke sistem anda atau tidak? Jika ya, matikan komputer lalu hapus hardware tersebut. Jika ternyata anda tidak (baru saja) menambahkan perangkat baru atau jika ternyata dengan menghapus hardware yang bersangkutan tidak berefek apapun – ini berarti anda harus melakukan pengecekan pada memori.

- Melakukan pengecekan memori
Anda dapat mengambil program diagnostik Windows Memory atau diagnostik memori Memtest di floppy disk atau CD dari komputer lain, kemudian gunakan untuk mem-boot sistem anda serta untuk melakukan mengujian memori. Jika salah satu dari program-program tersebut menampilkan error di memori, maka kemungkinan itulah akar masalah yang sedang anda cari-cari. Dan kalau sudah begini, sepertinya anda harus membeli memori baru.

- Perbaiki system file yang hilang atau rusak (corrupt).

Windows XP biasanya akan mogok bekerja jika ada system file tertentu yang hilang atau rusak. Pun jika anda mengganti motherboard-nya, komputer anda mungkin akan tetap mogok sampai anda melakukan pemulihan pada system file atau meng-updatenya. Untuk itu, anda harus melakukan repair install, caranya adalah :

1. Boot CD instalasi windows XP anda

2. Pilih opsi ‘press enter to set up Windows XP now’

3. Klik F8 untuk menuju EULA

4. Tekan R untuk memulai repair install




Previous
Next Post »
Thanks for your comment