Google Smart Contact Lens





Kehadiran Google Smart Contact Lens semakin mendekati kenyataan setelah perusahaan yang berbasis di Swiss, Novartis, menyatakan bahwa divisi perawatan mata Alcon akan memberikan lisensi lensa kontak pintar besutan Google tersebut untuk keperluan medis mata. Seperti apa fungsi Google Smart Contact Lens? Simak ulasan berikut ini.

Sebuah perjanjian lisensi akan dibuat oleh divisi X Google untuk melanjutkan pengembangan Smart Contact Lens yang diperkenalkan Januari lalu. Google Smart Contact Lens adalah lensa kontak pintar yang dilengkapi engan sensor glukosa mini yang dapat membaca kadar gula penggunanya melalui air mata.


“Kami juga menyelidiki potensi ini untuk melayani sebagai peringatan dini bagi pemakainya, jadi kita menjelajahi mengintegrasikan lampu LED kecil yang bisa menyala untuk menunjukkan bahwa kadar glukosa telah melintasi atas atau di bawah ambang batas tertentu,” kata co proyek -pendiri Brian Otis dan Babak Parviz saat itu.

Kini divisi X Google dan Alcon telah menjalin kerja sama untuk mengembangkan solusi Smart Contact Lens lebih lanjut dan akan membahaspelbagai kondisi mata manusia. Nantinya, Smart Contact Lens akan dapat membantu penderia presbiopia yang tidak bisa membaca tanpa kaca mata baca.


“Smart Contact Lens memiliki potensi untuk memberikan koreksi visi akomodatif untuk membantu memulihkan autofocus alami mata pada objek dekat dalam bentuk lensa kontak akomodatif atau lensa intraokuler sebagai bagian dari pengobatan katarak bias,” kata rilis resminya.

Seperti yang dilansir dari Toms Hardware (16/07/2014), Google akan menanamkan chip elektronik mini berdaya rendah pada Smart Contact Lens untuk pengembangan lebih lanjut. Sampai saat ini belum diketahui kapan Google akan merilis Smart Contact Lens.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment