74% Perusahaan Masih Gunakan Windows Xp



Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Vanson Borne yang ditugaskan dari perusahaan keamanan Bit9+ Carbon Black mengungkapkan bahwa saat ini 74% komputer yang digunakan oleh perusahaan masih menggunakan sistem operasi Windows XP yang mengandung risiko keamanan yang cukup tinggi.

Seperti yang kita ketahui, sistem operasi Windows XP sampai saat ini masih menguasai sekitar 20% lebih pangsa pasar sistem operasi desktop di dunia. Namun dukungan Microsoft terhadap sistem operasi yang menggunakan nama sandi Whistler ini telah berakhir pada 8 April 2014 lalu.

Berakhirnya dukungan Microsoft terhadap sistem operasi Windows XP berarti sistem operasi tersebut tak akan mendapat update keamanan kritis. Hal ini tentu saja meningkatkan risiko keamanan pengguna Windows XP, terlebih digunakan oleh komputer-komputer perusahaan.

Responden dari survey yang dilakukan oleh Vanson Borne ini adalah staff IT dari perusahaan yang mengetahui dengan jelas mengenai sistem komputer yang digunakan oleh perusahaannya. Tak hanya itu, sebagian besar staff IT juga menyadari fakta bahwa Windows XP adalah software tua yang berisiko.

Dari 74% perusahaan yang masih menggunakan sistem operasi Windows XP, hanya 29% dari mereka yang menyadari risiko keamanan dan telah merencanakan upgrade di masa depan. Microsoft sendiri telah berkali-kali memperingatkan pengguna Windows XP untuk segera melakukan migrasi.


“Anda tidak bisa menghentikan ancaman canggih dan serangan yang ditargetkan jika Anda tidak dapat melihat apa yang terjadi. Pencegahan, deteksi, dan respon yang dibangun pada kemampuanuntuk melihat semua aktivitas di setiap endpoint dan server,” kata Ben Johnson, petinggi Bit9+ Carbon Black.

Seperti yang dilansir dari Softpedia (13/07/2014), Microsoft telah menghimbau pada pengguna Windows XP untuk segera melakukan migrasi ke sistem operasi yang lebih baru, seperti Windows 7 atau Windows 8.1.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment